Headercontent

Cari Buku

KONTEN
Buku14
Makalah84
Tanya Jawab3328
Kegiatan628
Liputan Media334
Galeri Foto2230


Anda Pengunjung Ke:
1974546
February
SunMonTueWedThuFriSat
2930311234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829123
KEGIATAN

Jimly: Ainun, Contoh Ibu Negara Ideal

25_agustus_2010-thumb
Minggu, 23 Mei 2010, 11:59 WIB

Siswanto, Zaky Al-Yamani

VIVAnews - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie memiliki kenangan tersendiri terhadap almarhumah Hasri Ainun Habibie, istri dari BJ Habibie. Bagi dia, Ainun merupakan sosok yang sangat peduli pada persoalan yang dihadapi masyarakat Indonesia.

"Sampai menjelang akhir hayatnya, (Ainun) masih sempat telepon saya mengenai masalah masyarakat tentang aturan donor mata. Beliau menginginkan aturan donor mata bukan hanya dibolehkan dengan syarat-syarat tertentu tapi diubah menjadi dianjurkan dengan syarat-syarat tertentu," kata Jimly ketika melayat ke rumah duka di Jalan Patra Kuningan XIII, Minggu 23 Mei 2010.

Jimly sangat menghargai kepedulian istri mantan Presiden BJ Habibie ini. Menurut dia, perhatian Ainun yang diungkapkan kepadanya beberapa waktu lalu sebelum wafat, menggambarkan bahwa almarhumah selalu memikirkan kepentingan masyarakat,  khususnya orang cacat.

Jimly menambahkan almarhumah merupakan sosok ibu negara yang ideal. Pada waktu Jimly menjadi asisten Habibie ketika menjabat Wakil Presiden RI, tidak pernah terdengar kabar bahwa almarhumah ikut campur mengenai masalah pemerintahan.

“Ini contoh bagaimana seorang ibu negara yang dapat membedakan antara masalah pemerintahan dan keluarga," ujar Jimly.

Jimly juga menganggap Habibie-Ainun merupakan pasangan yang dapat menjadi panutan.

"(Habibie-Ainun) Ini contoh dari rumah tangga sakinah mawadah wa rohmah. Dan bisa menjadi contoh bagi keluarga muda,” katanya.

Almarhumah, bagi Jimly, merupakan sosok terdidik, pintar, keibuan, cinta suami, keluarga dan anak. Begitu pula dengan Habibie yang dengan penuh kasih sayang selama satu bulan tidak keluar dari rumah sakit untuk menunggui Ainun.

Ainun Habibie meninggal dunia pada Sabtu 22 Mei 2010 setelah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Munich, Jerman, selama sekitar sebulan.

Rencananya, jenazah almarhum Ainun akan dibawa kembali ke Tanah Air. Kemungkinan tiba di Jakarta Selasa 25 Mei 2010. (mt)

• VIVAnews







Kembali
CopyRight © jimly.com 2007 - 2008