
KONTEN
| Buku | 14 |
| Makalah | 84 |
| Tanya Jawab | 3334 |
| Kegiatan | 628 |
| Liputan Media | 334 |
| Galeri Foto | 2230 |
Anda Pengunjung Ke:
2001516
| February | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|
| Sun | Mon | Tue | Wed | Thu | Fri | Sat |
| 29 | 30 | 31 | 1 | 2 | 3 | 4 |
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 1 | 2 | 3 |
Sutrisno Bachir: JK, Jimly, Mahfud Pantas Jadi Capres dari Alumni PII
Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Sutrisno Bachir kini menjadi Ketua Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII). Sutrisno mengatakan, alumni PII memiliki kader potensial yang pantas menjadi calon presiden dan wakilnya. Siapa saja?
"JK (Jusuf Kalla), Jimly (Jimly Asshiddiqie) dan Pak Mahfud (Mahfud MD) saya rasa pantas dan memang sering disebut-sebut," jelas Sutrisno Bachir ketika ditanya siapa alumni PII yang pantas dijagokan menjadi capres dan cawapres.
Hal itu disampaikan Sutrisno setelah acara coffee morning tentang proses penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Kantor PII, Jalan Daksa V, Nomor 5 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2012).
Kendati memiliki kader potensial, Keluarga Besar PII sendiri, imbuhnya, tidak akan mengajukan nama capres dan cawapres. Karena PII bukanlah partai politik dan memiliki mekanisme yang berbeda dengan parpol. Lain halnya bila PII 'dilamar' parpol.
"Kami menunggu partai melamar, bila dilamar dan sudah pasti, kami bisa merekomendasikan ke seluruh kader," jelas Sutrisno.
PII bisa mengerahkan 6 juta kadernya bila salah satu kadernya maju menjadi capres atau cawapres.
Mengenai isu hubungan dekat kader potensial PII Mahfud MD dan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, menurut dia, masih terlalu dini bila disimpulkan Mahfud akan berpasangan dengan Ical.
"Kalo dibilang hanya pertemuan, jangan langsung diasumsikan Pak Mahfud akan berpasangan dengan Ical. Karena saya juga sering bertemu Ical untuk urusan bisnis saya," jelas pengusaha asal Pekalongan ini.
Keinginan PII, imbuhnya, bisa maju melalui jalur independen tanpa melalui partai. "PII sebenarnya kalau bisa ingin mengajukan calon independen, tidak perlu dari partai, karena partai sendiri sekarang sudah banyak yang tidak sehat. Makanya kita mendukung, adanya revisi UUD 45, agar bisa mencalonkan independen," tandas dia.
www.detik.com
Kembali

