Headercontent

Cari Buku

KONTEN
Buku5
Makalah169
Tanya Jawab5195
Kegiatan815
Liputan Media452
Galeri Foto2335


Anda Pengunjung Ke:
5534329
August
SunMonTueWedThuFriSat
31123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031123
Ja-thumbSenin, 01 Desember 2008
Resmi Berhenti dari MK, Jimly Laporan ke DPR

http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/12/01/1/169393/resmi-berhenti-dari-mk-jimly-laporan-ke-dpr

Mardanih - Okezone

JAKARTA - Setelah Sabtu 29 November lalu secara resmi tidak lagi menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK), mantan hakim MK Jimly Asshiddiqie hari ini melakukan kunjungan ke DPR.

Menurut pengakuan Jimly, kedatangannya kali ini dalam rangka untuk bertemu dengan Ketua DPR Agung Laksono untuk melaporkan, bahwa dirinya sudah tidak lagi menjadi hakim MK.

"Berkunjung ke Ketua DPR dalam rangka sebagai lembaga yang memilih saya. Saya perlu unggah-ungguh, lapor bahwa saya sudah resmi tidak lagi menjadi hakim," katanya kepada wartawan di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2008).
?
Menurutnya dirinya sudah resmi tidak menjadi hakim MK pada hari sabtu, 29 November lalu. Dia juga mengaku dirinya terakhir kali ikut rapat mengenai hasil pilkada jatim, yang mana ia berharap keputusan yang akan dihasilkan MK mengenai pilkada Jatim merupakan hasil keputusan yang dapat menyelesaikan persoalan jatim.

Namun begitu jimly membantah kedatangannya kali ini ke DPR untuk berpamitan. Karena menurutnya kedatangannya kali ini hanyalah dalam rangka bersilaturahmi.

"Bukan pamit, pokoknya silaturahmi, kan biasa," tegasnya. (hri)

 

7-thumbMinggu, 30 Nopember 2008
Jimly Hari Terakhir di MK

Sumber : http://inilah.com/berita/politik/2008/11/30/65374/jimly-hari-terakhir-di-mk/

INILAH.COM, Jakarta - Hari ini, di penghujung November 2008, menjadi hari terakhir Jimly Asshiddiqie di MK. Meski keppres belum turun, anggota hakim konstitusi ini tetap berhenti dari jabatannya per 30 November 2008.


Meski demikian mantan Ketua MK ini masih menjalankan tugas terakhirnya di Gedung MK, Jakarta, pada Minggu (30/11), yakni mengikuti rapat pleno hakim konstitusi untuk mengambil keputusan Pilkada Jatim yang akan dibacakan pada 2 Desember 2008 mendatang.


"Saya masih mencatat sejarah di akhir jabatan nanti, karena ikut ambil dalam putusan Pilkada Jatim. Tapi yang jelas mulai tanggal 1 Desember 2008 mendatang, saya sudah tidak masuk," katanya dalam acara jumpa pers perpisahan dirinya sebagai anggota hakim konstitusi pada Kamis 27 November lalu.


Pada 6 Oktober 2008, Jimly resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai hakim konstitusi, dan efektif mulai 30 November 2008 berhenti setelah keluarnya keppres. Namun Keppres dari Presiden SBY tak jua turun. Tapi bagi Jimly, hal itu tidak menghalangi niatnya untuk tetap pamit dari MK.


Meski dirinya nanti sudah tidak menjabat sebagai hakim konstitusi lagi, namun Jimly berjanji akan tetap mengabdi, seperti menyosialisasikan konstitusi. Apalagi semua mantan hakim konstitusi memang dilibatkan melakukan sosialisasi konstitusi. Sehingga dirinya pun akan tetap terlibat.[sss]

 

4-thumbKamis, 27 Nopember 2008
Tidak Tunggu Keppres, Jimly Mundur Akhir Nopember


http://www.antara.co.id/arc/2008/11/27/tidak-tunggu-keppres-jimly-mundur-akhir-nopember/


Jakarta (ANTARA News) - Anggota hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, menyatakan akan tetap berhenti dari jabatannya itu mulai 30 November 2008, meski surat keputusan presiden (Keppres) mengenai pengunduran dirinya belum turun.

"Yang jelas mulai tanggal 1 Desember 2008 mendatang, saya sudah tidak masuk," katanya dalam pers perpisahan dirinya sebagai anggota hakim konstitusi di Jakarta, Kamis.

Pada 6 Oktober 2008, mantan Ketua MK itu resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai hakim konstitusi, dan efektif mulai 30 November 2008 berhenti setelah keluarnya Keppres.

Ia mengatakan persoalan Keppres itu merupakan urusan presiden, dan keppres itu masih dipersiapkan oleh menteri sekretaris negara (Mensesneg).

"Saya sih terserah, mau jam berapa ditekennya (keppres), yang jelas 1 Desember 2008 sudah tidak masuk," katanya.

Jimly menyatakan, dirinya juga akan hadir dalam rapat pleno hakim konstitusi 30 November mendatang untuk mengambil keputusan Pilkada Jatim yang akan dibacakan pada 2 Desember 2008.

"Saya masih mencatat sejarah, diakhir jabatan nanti, kareha ikut ambil dalam putusan Pilkada Jatim," katanya.

Di bagian lain, ia mengatakan meski dirinya sudah tidak menjabat sebagai hakim konstitusi, namun akan tetap mengabdi, termasuk ikut menyosialisasikan konstitusi.

"Ketua MK melibatkan semua mantan hakim konstitusi untuk melakukan sosialisasi konstitusi, saya akan tetap terlibat," katanya.
(*)

 

15-thumbKamis, 27 Nopember 2008
Buku Jimly Asshiddiqie Diwariskan pada MK

http://www.detiknews.com/read/2008/11/27/155819/1044066/10/buku-jimly-asshiddiqie-diwariskan-pada-mk


Elvan Dany Sutrisno - detikNews

Jakarta - Buku-buku koleksi eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie banyak. Namun tidak semua buku itu bisa ditampung di rumah Jimly nan kecil. Jimly pun mewariskan buku kesayangannya untuk MK.

Jimly mengajak wartawan untuk singgah di ruang kerjanya di lantai 12, Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2008).

Jimly sebelumnya mengajak puluhan wartawan berfoto ria di hari perpisahannya itu.

"Begini ruangan saya, sudah kosong," kata Jimly yang mengenakan kemeja warna putih, setelan jas warna hitam dan dasi warna merah.

Ruang kerja Jimly tampak kosong. Ada 1 set sofa, meja kerja, dan rak buku.

Jimly tampak membereskan beberapa buku, majalah, dan koran yang masih tersisa di mejanya dan rak.

"Buku saya kan banyak. Sementara rumah saya kecil, jadi tidak semua buku tidak bisa saya bawa pulang. Sebagian saya titipkan di perpustakaan MK. Biar bisa dimanfaatkan pembaca," beber Guru Besar Fakultas Hukum Tata Negara UI ini.

Jimly meminta wartawan tetap menjalin komunikasi dengannya. "Walau saya bukan hakim konstitusi lagi, teman-teman wartawan bisa menghubungi saya," pesan eks Ketua MK ini.

2-thumbKamis, 27 Nopember 2008
November, Gaji Terakhir Jimly di MK

http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/27/15102362/november.gaji.terakhir.jimly.di.mk


JAKARTA, KAMIS - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Jimly Asshiddiqie, resmi lepas jabatan pada 1 Desember 2008 nanti. Meski, dia masih tersendat oleh urusan administrasi. Alhasil, Jimly tidak akan mendapat gaji dari kedua instansi tersebut hingga urusan administrasi selesai.

"Pada 1 Desember saya bukan hakim lagi, sehingga sejak saat itu saya tidak terima gaji lagi. Gaji saya sudah berubah jadi PNS. Tapi agak lama urusan administrasi itu. Padahal, saya sudah buat 3 bulan lalu. Maklum saja, administrasi kita lamban," ujar Jimly kepada wartawan saat mengucapkan perpisahan di gedung MK, Kamis (27/11).

Jadi, gaji bulan November merupakan gaji terakhir Jimly sebagai hakim di MK. "Lebih baik saya tidak terima gaji daripada nanti harus mengembalikan uang negara. Lebih baik negara yang utang sama kita ketimbang kita yang utang sama negara," imbuhnya.

Menurut Jimly, sebelum melepas jabatan, masih akan memutus satu kasus pilkada, yaitu sengketa pilkada Jawa Timur. Dia berharap kasus tersebut menjadi penutup yang indah bagi catatan sejarahnya sebagai hakim MK.


BOB



CopyRight © jimly.com 2007 - 2008