Headercontent

Cari Buku

KONTEN
Buku5
Makalah169
Tanya Jawab5199
Kegiatan833
Liputan Media452
Galeri Foto2344


Anda Pengunjung Ke:
5764021
December
SunMonTueWedThuFriSat
27282930123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Untuk mengajukan pertanyaan silahkan isi form pertanyaan disini. Namum, sebelum anda mengirimkan pertanyaan, sebaiknya terlebih dahulu melihat-lihat arsip pertanyaan yang sudah ada untuk melihat kemungkinan pertanyaan yang sama pernah diajukan oleh orang lain.


randi (Randibone38@gmail.com)
(Rabu, 11 Mei 2016 / 02:52:21)
Pertanyaan :
assalamualaikum prof. semoga sehat selalu, sya mau bertanya, apa sebenarnya perbedaan mendasar antara konvensi ketatanegaraan dengan kebiasaan ketatanegaraan? karna adakalanya para ahli hukum menafsirkan berbeda, ada yg menyamakan ada pula yang membedakan.
Jawaban :
Kebiasaan itu kalau sesuatu yg sudah dilakukan atau terjadi berulang-ulang setidaknya sudah lebih dari 2 x, menjadi kebiasaan ketatanegaraan, sedangkan konvensi tidak perlu berulang-ulang, baru 1 kali pun jika diterima sudah dapat disebut sebagai konvensi. Jadi dapat dikatakan kalau sesuatu sdh jadi kebiasaan, maka hal itu juga adalah konvensi, tetapi konvensi belum tentu jadi kebiasaan. Misalnya, suatu yg baru 1 kali terjadi, sdh dapat dikatakan konvensi tetapi belum jadi kebiasaan. Kebiasaan statusnya juga lebih kuat karena tidak akan dan tdk boleh dilanggar, tetapi konvensi bisa dilanggar yg jika dipandang berguna dan diterima oleh umum, maka dia sah berlaku sebagai konvensi. Pada waktu berikutnya, jika konvensi itu hendak diubah, tentu bisa saja, yaitu diubah menjadi konvensi ketatanegaraan yg baru. Ukurannya terletak pada apakah (i) tindakan tsb berguna bagi bangsa dan negara atau tidak, dan (ii) apakah tindakan tsb diterima secara umum dlm praktik atau tidak. Jika diterima umum dan memang berguna, maka baik konvensi maupun kebiasaan ketatanegaraan itu dianggap sebagai sumber hukum tatanegara yg penting, meskipun tidak bersumber aturan tekstual berdasarkan konstitusi dan UUD yg berlaku.

Amy Nurjannah (aminurjannah@gmail.com)
(Jum'at, 06 Mei 2016 / 07:07:53)
Pertanyaan :
prof amy mau tanya menurut prof apakah perlu negara kita melakukan Amandemen UUD 1945 yg ke 5 mengenai?? terimakasih prof
Jawaban :
Memang perlu, dan banyak yg perlu diperbaiki, tetapi utk realistisnya perlu dipilih yg paling penting menurut ukuran yg bisa disepakati oleh semua parpol dan anggota DPD. Sebab merekalah yg jadi penentu apakah akan diadakan lagi perubahan UUD atau tidak. Misalnya, apakah bisa disepekati bhw DPD diperkuat kedudukannya, maka pasal2 tentang DPD diubah, supaya keberadaan lembaga ini memang ada gunanya.

RANDI (Randibone38@gmail.com)
(Selasa, 03 Mei 2016 / 04:05:54)
Pertanyaan :
Assalamualaikum prof. Sya mau bertanya, sebagaimana yang sya ketahui bahwa MA menguji peraturan dibawah uu terhadap uu, dan MK menguji uu terhadap UUD 1945, kalau misalnya ada isi Atau pasal baik itu uu maupun UUD 1945 bertentangan dengan pancasila, maka siapa yg akan mengujinya? Karna setahu sya uu dan UUD 1945 tdk boleh bertentangan dengan pancasila. Terima kasih
Jawaban :
UUD tdk terpisah dari Panbcasila, maka Pancasila dan UUD tdk bisa saling bertentangan. Hanya penafsirnya saja yg keliru memahaminya. Keduanya harus dipahamni dlm satu kesatuan. Kalau ada pasal UUD yg bertentgangan dg salah satu sila, artinya, sdr tdk memahami sila Pnacasila itu dlm satu kesatuan, baik di antara kelima sila Pancasila itu, maupun antara kesatuan lima sila Pancasila itu dg pasal-pasal yg terdapat rumusan UUD45. Maka, jangan pernah membaca UUD dan Pancasila dg letterlijk, harfiah. Pahami dg pendekatan ilmiah secara terintegrasi,comprehensive, dan comprehensible.




  • Perkembangan dan Konsolidasi Lembaga Negara Pasca Reformasi
    Download
  • Model-Model Pengujian Konstitusional di Berbagai Negara

  • Sengketa Kewenangan Konstitusional Lembaga Negara

  • Kemerdekaan Berserikat, Pembubaran Partai Politik, dan Mahkamah Konstitusi

  • Pokok-Pokok Hukum Tata Negara Indonesia Pasca Reformasi

  • Urusan Pemerintahan Daerah
    Makalah
    Download
  • Khutbah Idul Fitri
    Khutbah Idul Fitri, 2015
    Download
  • Sistem Pertahanan Semesta
    Seminar Nasional UI dan TNI AD tentang Fungsi Teritorial TNI di Kampus UI Depok, 2015
    Download
  • Sistem Pengisian Jabatan Publik
    Keynote Speech Konperensi Nasional Hukum Tata Negara di Universitas Andalas Padang, 2015.
    Download
  • Revolusi Biru
    Ceramah di Lemhanas 2015
    Download
Selengkapnya
CopyRight © jimly.com 2007 - 2008